| Kini, tibalah giliran kepala-kepala suci syuhada Karbala… Umar bin Sa'ad memerintahkan setiap kabilah memotong kepala-kepala syuhada Karbala yang akan dipersembahkan kepada Ubaidillah bin Ziyad dengan harapan hadiah darinya. Maka, bersiaplah suku Kindah bersama panglima Qais bin Asy'ats dengan 13 potong kepala, suku Hawazin bersama tentara Syimir dengan 13 potong kepala, suku Tamim dengan 7 potong kepala, bani As'ad dengan 16 potong kepala, dan pasukan lainnya dengan sisa kepala syuhada Karbala lainnya. Sebelum melihat Padang Karbala yang memerah lantaran darah suci para syuhada Karbala; sebelum melihat pemandangan berupa jasad-jasad tanpa kepala; sebelum menengok keadaan pasca pembantaian di Karbala; mari kita ungkapkan rasa bela sungkawa dan tawasul kita kepada orang yang sangat dicintai Allah dan Rasul-Nya, kepada ibunda tercinta al-Husain, kekasih al-Husain… Kita ketuk pintu hati al-Zahra as. Dengan harapan, kelak kita akan dibangkitkan bersama al-Zahra as. Semoga al-Zahra hadir di tengah-tengah kita saat ini. Demikianlah sekelumit penggalan kisah pembantaian Karbala yang menimpa Imam Al-Husain bin Ali bin Abi Thalib as beserta Ahlulbait lainnya keluarga generasi pertama Sayyidina Muhammad Rasulullah SAWW, sebuah sejarah yang sangat kelam yang wajib diketahui oleh kita semua. Selanjutnya peritiwa "Pembantaian Imam Al-Husain bin Ali bin Abi Thalib" beserta keluarga Ahlulbait di Karbala" telah kami buatkan halaman khusus dalam bentuk e-Book dilengkapi dengan berbagai artikel & ulasan serta galery streaming & gambar yang kami ambil dai berbagai sumber. Mudah mudahan dengan membaca sejarah Imam Al-Husain r.a , kita semua akan mendapat pencerahan. Amin ya Robbal alamiin |
Tidak ada komentar:
Posting Komentar